Kecil dan Tidak Berarti
Kau sebut dirimu kecil dan tidak berarti? Tidakkah kau ingat, ketika Tuhan hendak mengangkat seorang raja untuk memimpin umat-Nya, bagaimana Dia melakukannya?
Dia tidak memilih seorang perwira, lulusan terbaik akademi militer. Tidak juga seorang komandan kompi dalam ketentaraan, yang sudah kenyang pengalaman di medan tempur. Dia tidak memilih seorang yang tegap, gagah dan berwibawa seperti itu. Dia mencari seorang muda belia, yang tidak dianggap, bahkan di antara keluarganya sendiri. Yang hampir-hampir dilupakan keberadaannya, bahkan oleh ayah kandungnya sendiri. Seorang muda belia, yang begitu tidak berarti, yang setiap hari menghabiskan waktunya menjaga domba-domba ayahnya, jauh di padang sunyi.
Dia mencari seorang yang belia dan tidak berarti. Yang tidak paham istilah-istilah rumit kemiliteran, ataupun rumus dan strategi peperangan yang canggih. Seorang belia dan tidak berarti, yang hanya paham hati seorang gembala, untuk menjaga domba-dombanya dari ancamanan serigala dan beruang yang ganas.
Kau sebut dirimu kecil dan tidak berarti?
18 - 03 - 2009
Sam-el Ladh

