Thoughts and Devotions

November 26, 2008

Sepi di sini

Filed under: Puisi

Ah, kenapa begitu sepi di sini, Tuan
Lihat rerumputan yang basah oleh embun ini,
belum ada jejak kaki yang menindasnya.
Dan lihat, dedaunan hijau itu,
tetes-tetes embun masih bertengger
nyaman di sana..

Hembusan angin yang dingin
mulai terasa memilukan dadaku,
dan gemerisik daun yang diterpanya,
membuat batinku meranggas kering..

Begitu sepi di sini Tuan,
tidakkah kau dengar?

Sam-el Ladh






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer