Kamu Tidak Dengar?
He ain’t heavy, he’s my brother? Ah, tidakkah kamu dengar kata-katanya
tadi? Dia bilang, kamu hanya memanfaatkan mereka untuk memperkaya dirimu.
Lihat mobil dan rumahmu, dari mana uangnya kalau bukan dari hasil
mengeksploitasi mereka, menjual nama dan gambar mereka untuk lembaran-
lembaran uang kertas itu?
Kamu tidak dengar, sumpah serapah mereka, yang menuduhmu menggelapkan
pemberian para dermawan untuk mengenyangkan perutmu sendiri? Umpatan
mereka, bahwa kamu memanipulasi mereka untuk kepentingan sektemu sendiri?
Kamu tidak dengar, mereka yang bebas malah kamu belenggu dengan aturan dan
disiplinmu?
He ain’t heavy, he’s my brother?
Ah, sayup-sayup kudengar kembali, hiruk pikuk orang banyak yang berseru-
seru, “salibkan Dia! salibkan Dia!”
Sam-el Ladh


Betul sekali pendapat bung Sammy ini. Kadang2 bapak2 yang di atas itu lupa kalau setiap anak Indonesia itu punya hak atas bumi dan kekayaan di dalamnya yang di jamin oleh undang2. Rupanya undang2 hanya di jadikan bantal untuk alas tidur, tidak ada penerapannya sama sekali. Justru yang terjadi adalah mereka mempertahankan gambaran kemiskinan untuk mendapatkan kepentingan mereka sendiri. Sedih.
Comment by drhi — November 16, 2008 @ 12:40 pm