Thoughts and Devotions

November 11, 2008

Kamu Tidak Dengar?

Filed under: Puisi

He ain’t heavy, he’s my brother? Ah, tidakkah kamu dengar kata-katanya
tadi? Dia bilang, kamu hanya memanfaatkan mereka untuk memperkaya dirimu.
Lihat mobil dan rumahmu, dari mana uangnya kalau bukan dari hasil
mengeksploitasi mereka, menjual nama dan gambar mereka untuk lembaran-
lembaran uang kertas itu?

Kamu tidak dengar, sumpah serapah mereka, yang menuduhmu menggelapkan
pemberian para dermawan untuk mengenyangkan perutmu sendiri? Umpatan
mereka, bahwa kamu memanipulasi mereka untuk kepentingan sektemu sendiri?
Kamu tidak dengar, mereka yang bebas malah kamu belenggu dengan aturan dan
disiplinmu?

He ain’t heavy, he’s my brother?

Ah, sayup-sayup kudengar kembali, hiruk pikuk orang banyak yang berseru-
seru, “salibkan Dia! salibkan Dia!”

Sam-el Ladh

1 Comment »

The URI to TrackBack this entry is: http://ladh.blogsome.com/2008/11/11/kamu-tidak-dengar/trackback/

  1. Betul sekali pendapat bung Sammy ini. Kadang2 bapak2 yang di atas itu lupa kalau setiap anak Indonesia itu punya hak atas bumi dan kekayaan di dalamnya yang di jamin oleh undang2. Rupanya undang2 hanya di jadikan bantal untuk alas tidur, tidak ada penerapannya sama sekali. Justru yang terjadi adalah mereka mempertahankan gambaran kemiskinan untuk mendapatkan kepentingan mereka sendiri. Sedih.

    Comment by drhi — November 16, 2008 @ 12:40 pm

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer