Aku Masih Di sini
untuk para camar…
Aku masih di sini saudara..
memeluk mereka yang lapar, haus, dan telanjang,
dengan semangat dan kasih yang dia teladankan.
Mengucur peluh, mengilu sendi,
demi kekasih-kekasih yang butuh kehangatan itu.
Aku masih di sini saudara…
mengajari camar-camar muda menembus batas angkasa,
mengepakkan sayap meninggalkan hiruk pikuk dermaga,
menaklukkan titik-titik jauh melampaui cakrawala sana,
melewati langit demi langit kehidupan.
Aku masih di sini saudara…
karena dia hidup di dalam jiwaku,
(dan kuberdoa, dalam jiwamu pun)
sampai saatnya nanti ketika waktu pun luruh,
dan aku kembali dalam pelukannya.
Sam-el Ladh

