Thoughts and Devotions

March 22, 2008

Paskah

Filed under: Puisi

Aku biasanya selalu punya sesuatu untuk dituliskan untuk-Mu di saat Paskah menjelang. Tapi tahun ini belum ada yang bisa kutuliskan.
Bukannya aku tidak mau, Aku masih harus menjaga domba-domba kecil yang Kau titipkan padaku. Setiap hari, aku memastikan mereka
mendapat cukup rumput segar dan air yang jernih untuk diminum. Aku harus merawat mereka yang luka, menghibur mereka yang sakit,
dan memberi semangat kepada mereka yang jenuh.

Ah, Paskah akan segera tiba, dan aku belum menuliskan apa-apa untuk-Mu. Aku ingat ketika aku masih seekor domba kecil dan bodoh, Kau juga menjaga dan merawatku dengan seksama. Bahkan lebih dari itu, aku melihat sendiri bagaimana Kau bersimbah darah untuk melindungiku dari serigala-serigala jahat itu. Tangan, kaki, kepala dan lambung-Mu diterkam, tapi Kau tidak mundur selangkahpun. Kau melindungi dan memberiku hidup, dengan mencurahkan darah-Mu sendiri.

Kau berikan Paskah bagiku hari ini. Aku hanya punya ini untuk kutuliskan bagi-Mu.

sam-el ladh

Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer