Aku tidak tahu
“Ada waktunya untuk tertawa, ada waktunya untuk menangis.”
Hari ini aku tak tahu harus tertawa atau menangis,
bahkan untuk sekedar melongo dan terbengong pun aku tak bisa.
Ah, hidup memang penuh misteri yang tak terungkapkan,
namun misteri yang membuatku terpesona tak berdaya.
Hari ini aku melihat seseorang yang bahagia karena banyak sahabat,
namun di sana ada juga yang tenteram ketika dibiarkan sendirian.
Aku bertemu lelaki yang bergirang karena mendapat pertolongan,
tapi di sana ada yang mengutuk karena tidak dibiarkan terkapar begitu saja.
Tidak. Di sana ada ibu yang meratap karena divonis mandul,
namun di sini aku bertemu dia yang membuang bocah kecilnya di jalanan.
Di sana ada bapak yang menangis tiap hari di pusara anak lelakinya,
namun di sini ada dia yang mengutuki darah dagingnya
Ah, aku tidak tahu harus tertawa atau menangis,
bahkan untuk sekedar melongo dan terbengong pun aku tak bisa.

