Thoughts and Devotions

December 30, 2007

Mengapa Kau Berseru

Filed under: Puisi

Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal
kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?

Kau serukan namaku dengan lantang,
Kau teriakan dari atas bubungan rumahmu
agar setiap orang waras mendengarnya
tapi di tanganmu kau hunuskan pedang panjang

Kau pandai melafalkan namaku dari kitab-kitab
Kau lantunkan dengan irama yang ditata indah
agar setiap yang mendengarnya terpesona
tapi kau ayunkan pedang panjangmu itu

Kau sebut dirimu dengan namaku senantiasa
Kau jadikan aku jatidirimu dan kaummu
agar semua tahu dan akui bahwa kau dan aku
tapi pedang panjangmu tidak diam

Dia terayun menebas ke depan, ke belakang
ke kanan, ke kiri, ke atas, ke bawah,
dia habisi semua yang bukan kau,
yang bukan kau dan aku

Kau serukan namaku dan tumpahkan darah
semua yang bukan kau dan aku
sampai tuntas punah
dan selesai

Kau inginkan setiap orang hanyalah kau
dan kau inginkan aku hanya milikmu
kau inginkan hanya kau dan aku
yang ada selamanya

Tetapi kau tak tahu satu hal,
Aku tak kenal kau, dan
kau tak kenal
aku

Sam-el Ladh

30 - 12 - 2007






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer