O Night Divine
Natal lagi. Entah kebetulan entah bukan, setiap menjelang Natal satu lagu yang selalu menyita perhatian adalah lagu “O Night Divine” ini.
O holy night, the stars are brightly shining
It is the night of our dear saviour’s birth
Lagu yang sangat bagus. Liriknya menyentuh dan nadanya juga enak didengar. Hanya satu yang bikin nggak enak. Mendengar lagu ini diputar di pusat perbelanjaan, mengiringi orang-orang yang berburu barang-barang “Christmas Sale”, membuat hati jadi miris.
Natal seharusnya menjadi saat paling suci, ketika umat manusia mengenang kedatangan sang juruselamat ke tengah dunia yang gelap pekat oleh dosa. Malam natal adalah malam suci, ketika umat manusia menaikkan pujian syukur kepada Tuhan, yang telah datang untuk memberi harapan baru kepada dunia yang telah hampir kehabisan nafas, dicekik oleh belenggu hidup yang penuh dosa. Malam natal adalah malam suci, ketika umat manusia berlutut menyembah di hadapan sang illahi, menyerukan puja-puji bersama para malaikat, karena juruselamat itu sudah datang ke dalam dunia.
Ah, masihkah Natal sesuci itu?
Fall on your knees, O hear the angels’ voices
O night divine, O night when Christ was born…
Selamat Natal.

