Thoughts and Devotions

November 28, 2007

Tuhan Siapa Namamu?

Filed under: Puisi

Aku bertemu Tuhan tadi malam.
Dia memarahiku karena bertanya siapa namanya.

Kau bertanya siapa namaku,
kau bahkan berselisih dan berperang karena itu.
Tidak tahukah kau, aku tidak perlu sebuah nama
karena semua nama berasal dariku

Kau tetap ngotot ingin tahu namaku.
Tidak. Kau buatkan nama dan sebutan bagiku.
Terima kasih, tapi aku tidak perlu nama dan sebutan
karena bahkan kata pun berasal dariku

Aku tidak perlu nama dan sebutan
semua nama dan kata berasal dariku,
semua nama dan kata akan kembali kepadaku,
dan ketika itu, kau akan tahu sungguh, aku adalah aku.

Aku bertemu Tuhan tadi malam.
Dia memarahiku karena bertanya siapa namanya.

28-11-2007

Sam-el Ladh

http://www.sam-el-ladh.com

November 21, 2007

Patah Hati

Filed under: Puisi

Tuhan, aku patah hati malam ini
sungguh..

Kekasihku pergi tadi siang,
tanpa bicara sepatah katapun,
tanpa pertikaian, tanpa peringatan,
dia sungguh-sungguh pergi..

Haruskah kukejar dia Tuhan,
dan membawanya kembali ke pelukanku?
Bukankah Kau yang mengajarku
untuk mencintai dia dengan segenap hati dan ragaku?

Katakan padaku Tuhan,
setidaknya tolonglah aku..
Aku mau memberi hidupku bagi dia,
supaya dia pun hidup dalam asa dan cinta-Mu,
dan berhenti berpeluh dan mengembara
di dunia yang kering kerontang ini..

Ah, Tuhanku..
Aku sungguh patah hati malam ini..

Sam-el Ladh

November 11, 2007

ketika…

Filed under: Puisi

Betapa indahnya saat itu.
Ketika kita duduk bersama dan bicara sabda-Nya.
Di sana ada senyum. Di sana ada haru. Di sana ada hidup.

Betapa indahnya saat itu.
Ketika kita bersimpuh bersama dan bicara amanat-Nya.
Di sana ada impian. Di sana ada gelora. Di sana ada kasih.

Betapa indahnya saat itu.
Ketika kita melangkah bersama dan lakukan titah-Nya.
Di sana ada peluh. Di sana ada bahaya. Di sana ada sukacita.

Betapa indahnya saat itu.
Ketika kita… bersama…
Di sana…

Sam-el Ladh
Nov 11, 2007

November 10, 2007

Lupa

Filed under: Puisi

Bagaimana aku bisa lupakan sabdamu

Come unto me

Ah.. Bagaimana aku bisa lupakan sabdamu

all who are weary and heavy laden

Ah, Tuhanku, Bagaimana aku bisa lupakan sabdamu

and I will give you rest

Bagaimana aku bisa lupakan sabdamu
sabdamu, sabda kehidupanku!

Sam-el ladh
06 - 11 - 2007

November 3, 2007

Naif

Filed under: Thoughts

Kita memang naif.

Kita bawa dia dari jalanan dengan luka menganga di leher, menghabiskan beberapa ratus ribu untuk perawatan di Unit Gawat Darurat, dan untuk obat-obatan. Memberi dia tumpangan, makan 3 kali sehari, baju yang bersih, dan tempat tidur yang nyaman. Bahkan anak kita begitu gembira karena bisa bermain dan tertawa bersamanya.

Tapi dia pergi begitu saja, setelah menguras habis isi celengan anak kita, yang hanya bisa termangu tak mengerti.

Kita memang naif, hanya karena Raja itu akan berkata: “sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

Sam-el Ladh






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer