Thoughts and Devotions

October 20, 2007

Kamu harus memberi mereka makan

Filed under: Thoughts

Pemborosan ya? Ah, aku jadi malu. Karena aku jadi teringat ucapanku kepada sang Guru ketika itu. “200 dinar pun tidak akan cukup untuk memberi makan orang sebanyak ini!”

Asal kamu tahu, upah seorang pekerja dalam sehari di tempatku adalah 1 dinar. Jadi 200 dinar adalah upah seorang pekerja dalam waktu hampir satu tahun. Karena itu aku menyarankan sang Guru untuk menyuruh saja orang-orang itu pulang, mencari makanan di kampung terdekat. Bukankah mereka sendiri yang ngotot ingin mengejar-ngejar Guru sampai ke tempat terpencil seperti ini? Lagipula, seandainya kita punya 200 dinar, kampung mana yang sanggup menyediakan roti sebanyak yang kita perlukan?

Waktu itu seorang temanku menepuk bahuku dan mengingatkan, ada seorang anak yang menyumbang 5 roti dan 2 ikan untuk sang Guru. Guru mendengar perkataannya, dan meminta makanan itu. Dan ah, cerita selanjutnya kamu bisa tebak sendiri. Lima ribu orang, belum termasuk perempuan dan anak-anak, makan sampai kenyang, bahkan masih tersisa 12 bakul roti, hanya dengan makanan sumbangan si bocah itu.

Pemborosan katamu? Kamu harus memberi mereka makan. Berapapun yang kamu punya, berikan pada sang Guru, dan Dia pasti tahu apa yang bisa dilakukan dengan itu. Sungguh.

Sam-el Ladh

Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer