Thoughts and Devotions

October 9, 2007

Muntah

Filed under: Puisi

Arggghhhh
Biarkan aku muntah di sini..
semua yang di dalam perutku tak bisa terima
meronta dan mendesak segera keluar
saat melihat tiang-tiang pualammu
tirai sutera dan rangkaian bunga
serta wajah congkak itu

Arggghhhh
dan kau menyebut dirimu hamba
sekaligus ‘yang dimuliakan’
maafkan..
tapi aku harus muntah sekarang

Arggghhhh

Sam-el Ladh

** dream center? I don’t think so!






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer