Tertawa
Kamu boleh tertawa sekarang
dan mengejekku si tukang mimpi
Kamu boleh terkekeh-kekeh
dan menganggapku mengigau
tapi ingatlah perempuan tua
di sebuah kemah di Kanaan purba
atau sepuluh anak penggembala itu
yang begitu angkuh dan sombong
Mereka tertawa, ketika mereka lupa
sang khalikku maha kuasa
“Aku percaya,
tolonglah aku yang tidak percaya ini!”
25 - 08 - 2006

