Aku Percaya Engkau
Aku percaya Engkau
tapi bukan simpulan konsili-konsili itu,
hiruk pikuk argumen dan dalil
yang tidak steril dari intrik dan politik
Aku percaya Engkau
yang tidak mati lagi dan hidup hari ini,
yang duduk di sebelah kanan Allah
dan rohnya menyertai aku selama-lamanya.
Aku percaya Engkau
karena itu tolonglah aku yang lemah ini
untuk tetap percaya dan setia
sampai kita berhadapan muka dengan muka

