Tentang Mengasihi
Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita. Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. (1 Yohanes 4:19-20)
Baru-baru ini saya baru sadar bahwa selama ini saya salah membaca ayat-ayat ini. Selama ini saya memahami ini sebagai nasihat bahwa kita harus mengasihi sesama manusia kita juga, bukan hanya kita mengasihi Allah saja. Beberapa pertanyaan yang diajukan anak semata wayang saya yang baru duduk di bangku SD kelas 1 ‘tanpa sengaja’ membuat saya merenungkan kembali pemahaman saya.
Dia bertanya kepada saya, apakah artinya mengasihi Allah? Dia dengar di sekolah, kalau orang beragama itu dikasihi Allah, dan karena itu kita harus mengasihi Allah. Jadi, apa artinya mengasihi Allah? Jawaban yang langsung terpikir adalah: melakukan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Lalu, perintahnya apa dan larangannya apa?
Begitu sering kita menerima frasa “mengasihi Allah” dengan begitu saja - Taken for grantedlah - tanpa benar-benar merenungkan apa artinya. Padahal sebenarnya hal ini juga bukan sesuatu yang sepele, karena menyangkut soal akhirat. Mengasihi Allah bagi banyak orang diterima sebagai bentuk lain dari melakukan peraturan dan hukum-hukum agama. Jangan membunuh, jangan mencuri, jangan berzinah, itu berarti mengasihi Allah. Mengasihi Allah juga banyak diartikan sebagai banyak memberi, sedekah, persembahan, persepuluhan ke gereja. Akan tetapi apakah mengasihi itu memang berarti melakukan sederet aturan dan hukum?
Saya kemudian teringat kepada Surat Yohanes di atas. Dua ayat di atas memberitahu kita apa alasannya kita mengasihi Allah. Itu adalah karena Allah mengasihi kita (lihat Yohanes 3:16). Kemudian dilanjutkan dengan petunjuk bagaimana kita mengasihi Allah. Dan yang mengejutkan, dikatakan bahwa mengasihi saudara kita, sesama manusia, itulah cara dan bukti bahwa kita mengasihi Allah. Jadi, tidak usah pusing mencari arti mengasihi Allah di ensiklopedi tebal atau melalui tirakat dan puasa. Yang perlu dilakukan adalah pergi ke luar dan mulai mengasihi sesama manusia.
Jadi, sayangku.. mengasihi Allah itu artinya mengasihi teman-temanmu, bahkan mereka yang kamu paling tidak sukai sekalipun, yang sering mengusili dan mengganggu kamu juga….

